JAKARTA – Sholat taubat menjadi salah satu amalan yang kerap dilakukan umat Islam ketika menyadari kesalahan dan ingin kembali mendekatkan diri kepada Allah.
Namun, masih banyak yang bertanya: apakah sholat taubat dapat menghapus dosa besar?
Mengacu penjelasan dalam Fiqh us-Sunnah karya Sayyid Sabiq, dasar pelaksanaan sholat taubat bersumber dari sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Bakar RA.
Baca Juga: Rasulullah SAW Sebut Tiga Golongan yang Dijauhkan dari Surga, Siapa Saja? Dalam hadis tersebut, Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa pun yang berbuat dosa kemudian berwudu, menunaikan sholat dua rakaat, lalu memohon ampun, maka Allah akan mengampuninya.
Hadis itu kemudian ditegaskan dengan pembacaan ayat dalam Surah Ali Imran ayat 135–136, yang menggambarkan bagaimana Allah membuka pintu ampunan bagi hamba yang segera ingat dan kembali setelah melakukan kesalahan.
Penjelasan mengenai penghapusan dosa besar juga disampaikan Ibnu Rajab dalam Jami'ul Ulum wal Hikam.
Menurutnya, taubat yang dilakukan dengan sungguh-sungguh mampu menghapus dosa, baik kecil maupun besar—selama bukan syirik.
Ulama sepakat bahwa taubat hukumnya wajib dan harus disertai kesadaran, penyesalan, berhenti dari dosa, dan tekad untuk tidak mengulanginya.
Riwayat dari Salman Al-Farisi menyebutkan bahwa wudu menghapus dosa kecil, langkah menuju masjid menghapus dosa yang lebih besar, dan sholat menghapus dosa yang lebih besar lagi.
Ini semakin menegaskan kedudukan sholat taubat sebagai sarana kembali kepada Allah.
Sholat taubat termasuk sholat sunnah mutlak dan dapat dikerjakan kapan saja, kecuali pada waktu yang dilarang, yaitu setelah Subuh hingga matahari terbit dan setelah Ashar sampai matahari terbenam.
Meski dapat dikerjakan kapan saja, sebagian ulama menilai pelaksanaannya pada malam hari lebih utama karena suasana yang lebih khusyuk.