SURABAYA – Hari Jumat menempati posisi istimewa dalam ajaran Islam.
Dalam sejumlah riwayat, hari ini disebut sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari.
Selain menjadi momentum pekanan bagi umat Muslim, Jumat diyakini sebagai hari yang dipenuhi rahmat, keberkahan, dan kesempatan mustajab untuk berdoa.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini: Hujan Ringan di Lima Kabupaten, Warga Diminta Waspada Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menyampaikan bahwa Hari Jumat merupakan hari paling utama di sisi Allah.
Salah satu keutamaannya ialah adanya waktu yang sangat mustajab untuk memanjatkan doa, yakni ketika khatib naik mimbar hingga selesainya salat Jumat.
Berbagai literatur keislaman menyebut bahwa Jumat merupakan waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah dan memohon ampun.
Membaca surah Al-Kahfi, misalnya, menjadi salah satu amalan yang dianjurkan.
Surah ini diyakini dapat memberikan perlindungan dari fitnah dan menjadi sumber keberkahan bagi pembacanya.
Keistimewaan lainnya adalah limpahan rahmat yang diberikan Allah kepada hamba-Nya yang mengisi hari ini dengan amal saleh.
Karena itu, Jumat dianggap sebagai momentum peningkatan spiritual sekaligus introspeksi diri.
Sejumlah amalan sunah dapat dikerjakan untuk memaksimalkan keberkahan Jumat. Beberapa di antaranya:
1. Mandi JumatAnjuran untuk mandi sebelum salat Jumat termuat dalam hadis riwayat Bukhari. Mandi Jumat menjadi bentuk persiapan dan upaya menjaga kesucian ketika menghadiri ibadah berjamaah.