JAKARTA – Sholat dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan setelah matahari terbit hingga menjelang waktu Dzuhur.
Ibadah ini menjadi sarana pengharap rahmat Allah dan pembuka berkah di sepanjang hari.
Bacaan niat sholat dhuha dianjurkan diucapkan di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram.
Baca Juga: Panduan Sholat Dhuha: Niat, Tata Cara, Doa, dan Keutamaannya Dikutip dari buku Dahsyatnya Tahajud, Subuh, & Dhuha karya Adnan Tarsyah, niat sholat dhuha dua rakaat adalah:
اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَىUshalli sunnatadh dhuhaa rak'ataini mustaqbilal qiblati adaan lillaahi ta'aalaa
Artinya: "Aku niat sholat dhuha dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Bagi umat muslim yang lupa membaca niat sebelum menunaikan sholat, tidak perlu khawatir. Ibadah tetap sah sesuai niat hati awal, sebagaimana dijelaskan ustazah Nailia Maghfiroh dan ustaz M Idris dari Ma'had Aly Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang.
Tata Cara Sholat Dhuha:Sholat dhuha minimal dua rakaat dan maksimal dua belas rakaat.
Berikut langkah-langkah pelaksanaannya:
-Membaca niat di dalam hati sambil takbiratul ihram.-Membaca doa iftitah.-Membaca surah Al-Fatihah.-Membaca salah satu surah pendek Al-Qur'an.-Rukuk.-I'tidal.-Sujud pertama.-Duduk di antara dua sujud.-Sujud kedua.-Bangkit untuk rakaat berikutnya.-Tasyahud akhir dan salam.
Urutan ini dapat diulang sesuai jumlah rakaat yang diinginkan, misal empat rakaat dengan pola 2+2, atau enam rakaat dengan pola 2+2+2.
Doa Setelah Sholat Dhuha:Setelah selesai, dianjurkan membaca doa permohonan rezeki: