MEDAN – Kewajiban berbakti kepada kedua orang tua tidak terhenti meski mereka telah meninggal dunia.
Islam mengajarkan sejumlah amalan yang dapat dilakukan anak untuk tetap menunjukkan baktinya kepada orang tua yang telah wafat.
Rasulullah SAW menegaskan bahwa ridha Allah SWT terletak pada ridha orang tua.
Baca Juga: Baca Doa Ini Setiap Pagi, Rasulullah Janjikan Keberkahan Rezeki dari Allah SWT Sebaliknya, murka Allah juga datang dari murka orang tua. Hal ini sebagaimana disampaikan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi:
"Keridhaan Allah itu terletak pada keridhaan orang tua, dan murka Allah itu terletak pada murka orang tua." (HR. Tirmidzi)
Namun, bagaimana bentuk bakti seorang anak jika orang tuanya telah tiada?
Dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ibnu Majah, Rasulullah SAW memberikan penjelasan mendalam tentang hal ini.
Suatu ketika, seorang sahabat dari Bani Salimah bertanya kepada Nabi:
"Wahai Rasulullah, apakah masih ada bentuk berbakti kepada kedua orang tuaku ketika mereka telah meninggal dunia?"
Rasulullah menjawab:
"Iya, (masih tetap ada). Yaitu dengan mendoakan keduanya, memintakan ampun untuk keduanya, menunaikan janji keduanya setelah wafat, menyambung tali silaturahmi yang hanya bisa terjalin karena keduanya, dan memuliakan teman-teman dekat mereka." (HR. Abu Daud No. 5142 dan Ibnu Majah No. 3664)
Hadits tersebut menunjukkan bahwa anak masih dapat terus berbakti kepada orang tuanya lewat amal-amal kebaikan, meski orang tua telah meninggal dunia.