MEDAN — Salat merupakan kewajiban utama bagi seluruh umat
Islam yang mengandung tata cara dan urutan bacaan khusus, mulai dari niat hingga salam. Salah satu bagian penting dalam
salat adalah bacaan
tahiyat akhir yang menyebutkan nama
Nabi Muhammad SAW dan
Nabi Ibrahim AS. Namun, mengapa nama Nabi Ibrahim juga disebut dalam
doa tersebut?
Baca Juga: Ingin Segala Urusan Dimudahkan? Yuk Amalkan 4 Doa Ini! Mengutip dari buku Kitab Lengkap Panduan Shalat karya M. Khalilurrahman Al-Mahfani dan rekan, bacaan tasyahud mengandung ucapan penghormatan (tahiyat) kepada Allah SWT, salam kepada
Nabi Muhammad SAW, serta syahadatain (dua kalimat syahadat). Di dalamnya juga terdapat
doa yang memohon keberkahan dan rahmat Allah kepada
Nabi Muhammad SAW dan keluarganya, sebagaimana telah diberikan kepada
Nabi Ibrahim AS dan keluarganya.
Nabi Muhammad SAW dan
Nabi Ibrahim AS sama-sama merupakan sosok yang sangat dimuliakan oleh Allah SWT. Dalam bacaan
tahiyat akhir, umat
Islam memohon agar rahmat dan berkah yang pernah Allah limpahkan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya juga tercurah kepada Nabi Muhammad dan keluarganya.Berikut bacaan
tahiyat akhir yang umum dibaca dalam
salat, sebagaimana dirujuk dari buku Pedoman dan Tuntunan Shalat Lengkap karya Abdul Kadir Nuhuyanan dan rekan: