Maruarar Sirait Tawarkan Rp8 Miliar untuk Tangkap Buron Harun Masiku

BITVonline.com - Sabtu, 30 November 2024 11:15 WIB

Jakarta – Politikus Partai Gerindra, Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Ara, membuat gebrakan dengan membuka sayembara senilai Rp8 miliar bagi siapa saja yang dapat menangkap Harun Masiku, buron kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI. Ia menegaskan bahwa keberadaan Harun Masiku yang hingga kini belum tertangkap mencoreng nama bangsa Indonesia.

“Saya sebagai warga negara tidak terima negara saya kalah sama koruptor bernama Harun Masiku. Saya yakin ada masalah besar yang ia simpan, mungkin melibatkan orang-orang besar. Tapi saya tidak tahu pasti,” ujar Ara kepada wartawan di kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (30/11/2024).

Ara menyerukan keterlibatan masyarakat dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi, terutama dalam menangkap buronan seperti Harun Masiku.

“Ini saatnya rakyat ikut turun tangan. Pasang mata dan telinga baik-baik. Dari berkat yang Tuhan berikan kepada saya, saya tidak mau negara ini kalah oleh koruptor. Negara ini harus menang,” tegasnya.

Ia berharap partisipasi publik dapat menjadi kekuatan tambahan bagi lembaga penegak hukum, khususnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk segera menemukan dan menangkap Harun Masiku.

Langkah Ara membuka sayembara ini mendapatkan respon positif dari berbagai pihak, termasuk dari anggota DPR RI dan KPK. Ara mengaku telah menerima banyak pesan dukungan atas tindakannya.

“Masa ada kasus sebesar ini, negara besar seperti Indonesia dengan partisipasi publik yang tinggi, malah kalah dengan seorang Harun Masiku? Saya menerima banyak WA, SMS dari teman-teman DPR dan juga respons positif dari KPK,” kata Ara.

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, turut mengapresiasi tindakan Ara. Ia menyebut langkah tersebut sebagai contoh nyata kepedulian terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Hingga saat ini, KPK tetap melakukan upaya penangkapan terhadap Harun Masiku. Oleh karena itu, kita patut mengapresiasi hal baik yang dilakukan oleh Pak Maruarar Sirait,” ungkap Johanis.

Ia juga menyoroti pengorbanan pribadi Ara, yang berani menggunakan hartanya sendiri demi mendukung upaya penegakan hukum.

“Sikap beliau layak menjadi contoh. Beliau patut diberi penghargaan atas tindakan luar biasa ini. Hanya beliau yang berani mengorbankan hartanya agar pelaku tindak pidana korupsi dapat ditangkap dan diproses sesuai hukum,” tambahnya.

Harun Masiku menjadi buron sejak 2020 setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap terkait PAW anggota DPR RI dari Fraksi PDIP. Keberadaannya yang hingga kini belum diketahui membuat publik mempertanyakan efektivitas penegakan hukum di Indonesia.

Maruarar Sirait berharap sayembara yang ia tawarkan dapat memotivasi lebih banyak pihak untuk membantu menangkap Harun. Ia menegaskan, upaya pemberantasan korupsi tidak boleh hanya menjadi tanggung jawab lembaga penegak hukum, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

(JOHANSIRAIT)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Agama

Bertemu Prabowo di Tokyo, Warga Indonesia di Jepang Sampaikan Haru dan Bahagia

Agama

Lawatan RI-Jepang: Bahlil Pastikan Kesepakatan Energi Terwujud

Agama

Jelang Tenggat 31 Maret, KPK Minta Seluruh Penyelenggara Negara Laporkan Kekayaan 2025

Agama

Polda Bali Sosialisasikan Pra-Event Kemala Run 2026, Ajak Masyarakat Berpartisipasi dalam Ajang Lari Kemanusiaan

Agama

Satgas Saber Pangan Polda Bali Lakukan Sidak Pasar untuk Memastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga

Agama

Halak Hita FC Lolos ke Semifinal Turnamen Pepduli U17 Setelah Menang Adu Penalti 2-1 atas Cipta Prestasi SSB