Banda Aceh – Dalam pengajian rutin Ahad Subuh yang digelar pada Minggu, 31 Agustus 2025 di Masjid Taqwa Muhammadiyah Aceh, Ust. Prof. Dr. Muhammad Yasir Yusuf menyampaikan kajian bertema "Delapan Pintu Rezeki dalam Al-Qur'an." Kajian ini disambut antusias oleh jamaah yang memadati masjid sejak dini hari.
Dalam penyampaiannya, Prof. Yasir Yusuf menegaskan bahwa Allah telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya. Rezeki bukan semata soal harta benda, melainkan mencakup segala sesuatu yang bermanfaat dalam hidup, seperti kesehatan, keluarga, ilmu, dan ketenangan jiwa.
"Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki, dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki," ujar Prof. Yasir mengutip QS. Ar-Ra'd: 26, sembari menekankan bahwa dunia hanyalah kesenangan yang sementara dibandingkan akhirat.
Rezeki dalam Dua Dimensi
Prof. Yasir membagi rezeki dalam dua bentuk:
Rezeki lahir, seperti pekerjaan dan kekayaan materi.
Rezeki batin, seperti iman, kesehatan, dan rasa syukur.
"Rezeki tertinggi bukanlah uang, melainkan iman dan ketenangan batin," ujarnya.
Delapan Pintu Rezeki dalam Al-Qur'an
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa Al-Qur'an membuka delapan pintu rezeki bagi setiap hamba yang beriman dan berusaha:
Rezeki karena Usaha (Kasb)
Allah memberikan balasan sesuai dengan usaha. (QS. An-Najm: 39)