Jokowi Tanggapi Kekalahan PDI-P di Pilkada Jateng 2024: “Itu Karena Calonnya, Bukan Karena Saya”

BITVonline.com - Selasa, 03 Desember 2024 12:20 WIB

solo – Hasil Pilkada Jawa Tengah (Jateng) 2024 yang menunjukkan kemenangan pasangan calon gubernur Ahmad Luthfi-Taj Yasin dengan perolehan 59,30 persen suara, sementara pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi hanya memperoleh 40,70 persen, memunculkan berbagai komentar. Banyak yang menyebut Jawa Tengah, yang sebelumnya dikenal sebagai “kandang banteng” karena selalu dimenangkan oleh kandidat yang diusung PDI-P, kini telah kehilangan status tersebut.

Presiden Ke 7  Joko Widodo (Jokowi), yang selama ini dikenal sebagai figur penting dalam mendukung PDI-P di berbagai pemilu, menanggapi hal ini dengan santai. Dalam konferensi pers pada Selasa (3/12/2024), Jokowi mengatakan bahwa hasil Pilkada Jateng 2024 lebih dipengaruhi oleh sosok calon yang diusung, bukan faktor dirinya. “Itu karena calonnya, bukan karena saya,” tegas Jokowi mengenai hasil Pilgub yang kalah bagi PDI-P di provinsi tersebut.Pada Pilkada Jateng 2024, meskipun Jokowi turut mendukung pasangan Luthfi-Yasin dalam beberapa kesempatan kampanye, ia menyatakan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan masyarakat Jateng. “Saya bisa ngapain, saya tidak bisa ngapa-ngapain,” ujarnya. Jokowi menegaskan bahwa hasil Pemilihan Gubernur kali ini menunjukkan bahwa kekuatan seorang calon lebih dominan dibandingkan dengan dukungan dari partai atau figur lain.

Meskipun PDI-P telah meraih kemenangan besar di Jawa Tengah sejak Pilkada langsung pertama kali digelar pada 2008, Jokowi menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menentukan pemimpin mereka. Pasangan calon yang diusung PDI-P sebelumnya, seperti Bibit Waluyo-Rustiningsih pada 2008 dan Ganjar Pranowo yang memimpin selama dua periode berturut-turut (2013-2023), selalu berhasil meraih kemenangan.

Namun, dengan hasil Pilkada 2024 yang berbeda, di mana pasangan Luthfi-Taj Yasin berhasil mengalahkan pasangan PDI-P yang diusung, Jokowi mengakui bahwa faktor calon sangat menentukan keberhasilan dalam kontestasi tersebut. “Karena penerimaan rakyat dan masyarakat itu baik, saya sekali lagi saya bisa ngapain?” tanya Jokowi, merujuk pada kenyataan bahwa pilihan rakyat adalah yang utama.Meski demikian, PDI-P tetap memiliki pengaruh yang besar di provinsi ini, dan dengan hasil ini, peran serta keputusan masyarakat Jawa Tengah semakin terlihat penting dalam menentukan arah politik di masa depan.

(JOHANSIRAIT)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Agama

Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Hadis Bau Mulut Orang Puasa: Bukan Soal Aroma Fisik

Agama

Modal Usaha Makin Gampang, KUR BRI 2026 Rp100 Juta Tanpa Jaminan Siap Cair!

Agama

Harga Emas Antam Naik Tipis ke Rp 3,028 Juta per Gram, Buyback Rp 2,813 Juta

Agama

Harmoni Imlek 2026 di Deli Serdang, Bupati Asri Tekankan Persatuan dan Kepedulian Sosial

Agama

Pemkot Medan Tegaskan Penataan Daging Non-Halal Bukan Pelarangan, Pedagang Tetap Bisa Berjualan

Agama

Keluarga Erlima Laoli Klarifikasi Hoax: Kematian Bukan Karena Tak Mendapat Bantuan