Batu Bara – Pemerintah Kabupaten Batu Bara secara resmi mengubah nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batu Bara menjadi Rumah Sakit Umum Daerah H. OK. Arya Zulkarnain. Perubahan ini dilakukan untuk mengenang jasa almarhum H. OK. Arya Zulkarnain, sosok yang dikenal sebagai tokoh utama dalam perjuangan pemekaran Kabupaten Batu Bara. Peresmian tersebut berlangsung pada Senin (9/12/2024) di RSUD Kwala Gunung, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 Kabupaten Batu Bara.
Perubahan nama RSUD ini didasarkan pada Peraturan Bupati Batu Bara Nomor 41 Tahun 2024, yang mendapat persetujuan dari DPRD setempat. Acara peresmian dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Bupati dan Wakil Bupati terpilih Baharuddin Siagian dan Safrizal, Dandim 02/08 Asahan Letkol Inf. M. Bassarewan, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), dan tokoh masyarakat lainnya.Sebagai bagian dari momen peresmian, Penjabat (Pj) Bupati Batu Bara Heri Wahyudi turut memberikan santunan kepada anak yatim piatu. Selain itu, melalui kerja sama dengan Baznas, kegiatan khitan massal juga diselenggarakan sebagai wujud rasa syukur dan keberkahan atas perubahan nama RSUD tersebut.Dalam sambutannya, Riski Arietta, yang mewakili keluarga almarhum H. OK. Arya Zulkarnain, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara dan seluruh pihak yang telah mendukung perubahan nama RSUD. Ia mengungkapkan bahwa pemberian nama ini merupakan penghormatan besar bagi keluarga mereka.
“Kami merasa bangga dan terhormat atas penamaan RSUD ini dengan nama ayah kami. Kabupaten Batu Bara adalah bagian dari perjuangan hidup almarhum, dan ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasinya,” ujar Riski Arietta dengan haru.Pj. Bupati Heri Wahyudi juga menegaskan pentingnya mengenang jasa para pahlawan daerah yang telah berjuang untuk pemekaran Kabupaten Batu Bara.”Nama H. OK. Arya Zulkarnain sudah tepat untuk diabadikan di RSUD ini, mengingat kontribusinya yang besar dalam menjadikan Kabupaten Batu Bara sebagai daerah yang mandiri. Momentum ini juga mengingatkan kita untuk terus menghargai jasa-jasa para tokoh pendahulu,” ungkap Heri.H. OK. Arya Zulkarnain dikenal sebagai salah satu sosok yang gigih memperjuangkan pemekaran Batu Bara dari Kabupaten Asahan. Keberhasilannya menciptakan fondasi bagi kemajuan daerah ini menjadi warisan yang tak ternilai. Penamaan RSUD diharapkan dapat menjadi simbol penghormatan dan inspirasi bagi generasi muda untuk melanjutkan pembangunan daerah.(JOHANSIRAIT)