Mensos Gus Ipul Temui IWAS, Tersangka Pelecehan Seksual Difabel di Polda NTB, Pastikan Pendampingan untuk Korban

Redaksi - Selasa, 10 Desember 2024 05:43 WIB

NTB –Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menemui IWAS, pria difabel yang menjadi tersangka dalam kasus pelecehan seksual di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB). Gus Ipul memastikan bahwa proses hukum terhadap IWAS dilakukan dengan penuh ketelitian dan kehati-hatian. Dia juga menegaskan bahwa para korban akan mendapatkan pendampingan yang memadai.

“Tadi saya tanya tentang proses (hukum) yang dilalui, saya hanya ketemu sepintas saja (dengan IWAS), saya ada dialog dengan pengacaranya,” ujar Gus Ipul di Polda NTB.

Menurut Gus Ipul, pengacara IWAS menyatakan bahwa layanan hukum yang diberikan oleh Polda NTB sudah sangat baik, baik dalam hal teknis, medis, maupun pelayanan psikis kepada tersangka.

“Intinya pengacaranya menjelaskan kalau pelayanannya dilayani dengan sangat baik (oleh Polda NTB). Haknya dipenuhi, dari teknis, medis, maupun pelayanan psikis,” tambahnya.

Gus Ipul juga memberikan apresiasi terhadap Kapolda NTB dan seluruh jajaran yang telah menangani kasus ini dengan cermat. Ia berharap proses hukum terhadap IWAS berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku, mengingat kasus ini sudah menyita perhatian publik.

“Jadi sekali lagi saya apresiasi kepada kapolda bahwa proses ini bisa berjalan sebagaimana mestinya. Penegakan hukumnya jalan, layanan disabilitas juga terpenuhi,” ujar Gus Ipul.

Selain itu, Gus Ipul juga menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan penuh kepada belasan perempuan yang menjadi korban IWAS, baik dalam aspek medis maupun sosial.

“Untuk korban kami akan dampingi dan akan kami berikan pendampingan baik dari sisi medis maupun dari sisi sosial,” ujar Gus Ipul saat ditemui di Sentra Paramita Mataram.

Dalam pernyataannya, Gus Ipul menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas nasib belasan korban, yang termasuk tiga di antaranya masih berstatus anak-anak. Ia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap masalah disabilitas yang dihadapi oleh IWAS dan dampaknya terhadap korban.

“Kita prihatin sekali, dan memang masalah disabilitas ini jadi masalah kita semua. Mereka (korban) perlu dukungan dan bantuan,” kata Gus Ipul.

Kasus ini telah mencuat ke publik setelah IWAS, yang diketahui seorang pria difabel, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap sedikitnya 15 perempuan. Proses hukum dan pendampingan untuk korban kini tengah berjalan, dengan harapan dapat memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Agama

Calon Gubernur BI Destry Damayanti Ungkap Tiga Misi untuk Perkuat Ekonomi Indonesia, Usung “Sinergi Merah Putih”

Agama

Spanduk Tolak Kedatangan Jokowi Bermunculan di Tangerang, Begini Respons PSI

Agama

Gara-gara HP Hilang, Remaja di Percut Sei Tuan Sekap dan Ancam Ibu Kandung Pakai Pisau

Agama

Praperadilan Keempat Roy Suryo Ditolak, Hakim Nilai Gugatan Tak Lagi Relevan

Agama

Pigai Tantang Budi Arie Bertarung Fair di Pemilu 2029: Kami Juga Petarung!

Agama

PSI Tegaskan Budi Arie Bukan Kader: Bukan Bagian dari PSI, Titik!