BITVONLINE.COM -Dalam ajaran Islam, takdir atau yang dikenal dengan istilah qada dan qadar merupakan bagian penting dari keyakinan umat Muslim terhadap kehidupan dan segala peristiwa yang terjadi di dunia ini.
Konsep ini tidak hanya mencakup hal-hal besar seperti hidup dan mati, tetapi juga peristiwa sehari-hari yang mungkin tampak sepele.
Pengertian Takdir dalam Islam
Takdir, dalam perspektif Islam, merujuk pada segala sesuatu yang telah Allah tentukan untuk setiap individu sejak awal penciptaan-Nya.
Takdir ini mencakup dua aspek utama, yaitu qada dan qadar.
Qada adalah ketetapan Allah yang bersifat pasti dan tidak bisa diubah, sementara qadar merujuk pada ukuran atau takaran yang Allah tentukan dalam hidup setiap makhluk-Nya.
Umat Muslim meyakini bahwa takdir bukanlah sebuah nasib yang bisa diprediksi secara manusiawi, melainkan sebuah kehendak Allah yang sudah ditentukan sejak di Lauh Mahfuzh, kitab takdir yang tercatat sebelum penciptaan langit dan bumi.
Oleh karena itu, takdir adalah bagian dari iman kepada takdir yang mencakup segala kebijakan dan hikmah Allah dalam kehidupan manusia.
Kendati Takdir, Manusia Diberi Pilihan
Meskipun takdir sudah ditentukan, Islam mengajarkan bahwa setiap individu tetap memiliki kehendak dan pilihan untuk bertindak.
Konsep ini sering menimbulkan pertanyaan tentang kebebasan manusia dalam menentukan nasibnya.