Yasonna Laoly Keluar Lewat Pintu Belakang Usai Diperiksa KPK Terkait Kasus Harun Masiku

BITVonline.com - Rabu, 18 Desember 2024 15:21 WIB

JAKARTA — Mantan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, keluar melalui pintu belakang Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah menjalani pemeriksaan seputar kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) yang melibatkan Harun Masiku pada Rabu (18/12/2024). Keputusan Yasonna untuk menggunakan pintu belakang disebabkan adanya aksi demonstrasi di depan Gedung KPK.

“Ini kan sudah selesai (pemeriksaan), lama karena ada demo enggak bisa keluar,” kata Yasonna saat ditemui usai pemeriksaan. Ia menjelaskan bahwa kedatangannya untuk diperiksa sebagai Ketua DPP PDI-P dan mantan Menteri Hukum dan HAM. Meski demikian, Yasonna menegaskan bahwa dalam pemeriksaan kali ini, penyidik tidak menanyakan soal keberadaan Harun Masiku, yang menjadi salah satu tersangka dalam kasus ini.Yasonna tiba di Gedung Merah Putih KPK pada pagi hari, menggunakan mobil hitam dan mengenakan kemeja putih serta jaket coklat. Ia sempat menyapa awak media sebelum memasuki gedung, namun tidak memberikan banyak keterangan saat itu. “Nanti saja ya,” ujarnya kepada wartawan yang mengajukan pertanyaan.Kasus yang kini tengah diperiksa oleh KPK berawal dari dugaan suap terkait PAW di DPR yang melibatkan Harun Masiku. Sebelumnya, Harun diduga terlibat dalam pengaturan kursi legislatif melalui suap kepada sejumlah pihak, dan kini tengah menjadi buronan dalam kasus tersebut.

Saat ditemui, Yasonna menegaskan bahwa ia hanya memenuhi panggilan KPK sebagai bagian dari proses hukum yang sedang berlangsung. Keberadaan Yasonna dalam kapasitas sebagai Ketua DPP PDI-P saat itu menjadi fokus utama pemeriksaan, mengingat keterlibatannya dalam proses internal partai yang berhubungan dengan kasus PAW tersebut.Sebelum Yasonna menjalani pemeriksaan, media juga melaporkan bahwa demonstrasi di sekitar Gedung KPK menambah ketegangan di kawasan tersebut. Para pendemo menyuarakan berbagai tuntutan terkait proses hukum yang melibatkan sejumlah pejabat dan partai politik besar di Indonesia, termasuk kasus yang menjerat Harun Masiku.Pada saat yang bersamaan, KPK terus melakukan serangkaian penyelidikan dalam upaya memperdalam kasus suap PAW ini, yang merupakan bagian dari upaya KPK untuk memperkuat pemberantasan korupsi di tingkat legislatif dan eksekutif.Perkembangan lebih lanjut terkait penyidikan ini akan diikuti oleh pihak-pihak terkait lainnya, dengan harapan proses hukum berjalan transparan dan berkeadilan.(JOHANSIRAIT)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Agama

Menteri Keuangan Tegaskan Indonesia Tetap Aman Meski Harga Minyak Naik Drastis

Agama

Selat Hormuz Kembali Dibuka, Tapi Indonesia Masih Tertinggal

Agama

Mundurnya Kabais BAIS Dinilai Langkah Klasik Manajemen Krisis Militer

Agama

Direktur BCA Harap Pimpinan Baru OJK Antisipatif terhadap Tekanan Global

Agama

DPR Jadwalkan RDPU Bahas Kasus Dugaan Pelecehan Ustadz SAM

Agama

Polemik Tahanan Rumah Yaqut, KPK Buka Suara soal Laporan MAKI