Basmi Pungli di Tempat Wisata Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Wamenpar Serahkan ke Pemda

BITVonline.com - Sabtu, 21 Desember 2024 05:00 WIB

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2024/120E755A5B-CD1E-46E8-ACE5-472586449443.jpeg.webp): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

JAKARTA -Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menyatakan bahwa penanganan praktik pungutan liar (pungli) di lokasi wisata selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah (Pemda). Hal ini disampaikan Ni Luh setelah memastikan adanya koordinasi sebelumnya antara pihak Kementerian Pariwisata dengan Pemda terkait langkah antisipasi pungli.

“Kita sudah koordinasikan kok dengan pemerintah daerah untuk kemudian mengantisipasi hal itu. Sudah kita koordinasikan,” ujar Ni Luh saat ditemui di Sarinah, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2024) malam.

Dengan adanya koordinasi tersebut, Wamenpar berharap Pemda dapat segera mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pungli di destinasi wisata. Jika kasus pungli tetap terjadi, Ni Luh memastikan koordinasi lanjutan akan dilakukan, mengingat pengelolaan destinasi wisata merupakan tanggung jawab Pemda setempat.

“Jadi mudah-mudahan pemerintah daerah bisa segera mengambil tindakan terkait hal itu,” tambahnya.

Kementerian Pariwisata telah mengeluarkan surat edaran pada awal Desember 2024 kepada Pemda dan pelaku industri atraksi destinasi wisata. Surat tersebut menegaskan pentingnya menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Nataru 2024/2025.

Potensi ekonomi dari pergerakan wisatawan selama periode ini diperkirakan mencapai Rp 117,3 triliun dari wisatawan domestik (wisnus), dengan estimasi jumlah perjalanan mencapai 78,2 juta. Sementara itu, potensi ekonomi dari wisatawan mancanegara (wisman) diproyeksikan berada di kisaran Rp 22,55 miliar hingga Rp 29,2 miliar, dengan perkiraan jumlah kunjungan 1,02 juta hingga 1,325 juta turis selama Desember 2024.

Hasil survei Kementerian Perhubungan menunjukkan bahwa potensi pergerakan masyarakat selama masa libur Nataru masih terpusat di Pulau Jawa. Rinciannya adalah Jawa Tengah (17,1%), DI Yogyakarta (15,77%), Jawa Barat (11,78%), Jabodetabek (10,34%), dan Jawa Timur (8,85%). Di luar Pulau Jawa, Sumatera Utara (5,7%) dan Bali (5,55%) menjadi tujuan favorit.

Adapun jenis atraksi wisata yang paling diminati adalah pantai, danau, dan laut (58,6%), pusat kuliner (54,8%), pegunungan atau perbukitan (50%), kebun binatang dan taman rekreasi (33,9%), serta desa wisata (28,4%).

Ni Luh menekankan pentingnya kerja sama antara Kementerian Pariwisata, Pemda, dan pelaku industri untuk memastikan pengalaman berwisata yang aman dan nyaman selama liburan. Apabila praktik pungli tetap ditemukan, Kementerian Pariwisata siap turun tangan bersama Pemda untuk menangani permasalahan tersebut.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Agama

Wapres Gibran Ingatkan Generasi Muda Manfaatkan AI dengan Etika dan Tanggung Jawab

Agama

Ketegangan Timur Tengah Meningkat! UEA Klaim Cegat 9 Rudal Balistik dan 109 Drone Iran

Agama

Usai Divonis Bebas, Delpedro Cs Tuntut Negara dan Menko Yusril Pulihkan Martabat dan Bayar Kerugian

Agama

Dokter Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Perlindungan Konsumen!

Agama

Jelang Libur Nyepi dan Idul Fitri, Polda Bali Sinergi dengan Masyarakat dan Operator Fastboat untuk Keamanan Penyeberangan Sanur–Nusa Penida

Agama

Aceh Ramadhan Festival: Ribuan Warga Padati Halaman Masjid Raya Baiturrahman untuk Buka Puasa Bersama