MEDAN -Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan menyelenggarakan serangkaian acara untuk menyambut pergantian tahun baru 2025. Kepala Dinas Pariwisata Medan, Odi Batubara, menjelaskan bahwa kegiatan bertajuk “Semarak Tahun Baru” ini akan berlangsung di dua lokasi, yaitu Lapangan Benteng dan Masjid Raya Almashun Kota Medan.
Di Lapangan Benteng, acara akan digelar selama dua hari, yakni pada 30-31 Desember 2024, dengan berbagai hiburan, bazar makanan, dan penampilan artis. Sementara itu, pada malam tahun baru, tausiah, dzikir, dan doa bersama akan diadakan di Masjid Raya Almashun dengan menghadirkan Ustad Ramadhan Ariga dan Ustad Azwardin Nasution sebagai penceramah dan pemandu dzikir.
“Kami mengadakan sejumlah kegiatan menyambut tahun baru dengan tema ‘Semarak Tahun Baru’ di dua tempat, yaitu Masjid Raya Almashun dan Lapangan Benteng,” ujar Odi Minggu (29/12/2024).
Di Lapangan Benteng, bazar makanan akan memeriahkan suasana dengan puluhan tenan yang menyajikan kuliner khas Medan dan Sumatera Utara. Untuk acara puncak, akan ada pesta kembang api, countdown, serta penampilan sejumlah artis ibu kota seperti Radja, Endank Soekamti, Kendurikopi Band, dan Vintage Glasses.
Selain hiburan, berbagai lomba dengan hadiah berupa piala, sertifikat, dan uang tunai juga akan diadakan, menjadikan acara ini lebih meriah dibanding tahun sebelumnya. Kegiatan ini terbuka untuk umum, dengan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga ketertiban selama acara berlangsung.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arief Setyawan, memastikan keamanan perayaan tahun baru 2025 dengan mengerahkan 1.958 personel gabungan melalui Operasi Lilin Toba 2024. Operasi ini berlangsung sejak 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025 untuk menjamin keamanan masyarakat sebelum, selama, dan setelah perayaan tahun baru.
“Kami menjamin masyarakat dapat menjalankan ibadah, mudik, dan berwisata dengan aman. Operasi ini mencerminkan sinergi kuat antara Polri dan pemangku kepentingan lainnya,” jelas Gidion, Senin (30/12/2024).
Personel gabungan terdiri dari 1.141 anggota Polrestabes Medan, 20 personel dari Polda Sumatera Utara, 149 personel TNI, 222 dari Dishub, 182 dari Satpol PP, dan dukungan dari berbagai instansi lainnya seperti Dinas Kesehatan, BPBD, SAR, dan PLN. Sebanyak 13 posko, termasuk 11 pos pengamanan, 1 pos pelayanan, dan 1 pos terpadu, telah didirikan untuk mendukung pengamanan.
“Kami juga akan menjaga tempat ibadah umat Nasrani, objek wisata, dan pusat keramaian malam pergantian tahun sebagai prioritas pengamanan,” tambah Gidion.
Kapolrestabes Medan berharap Operasi Lilin Toba 2024 dapat berjalan lancar, tertib, dan damai. “Jadikan ini momentum sukacita yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kota Medan dan sekitarnya,” pungkasnya.
(N/014)