Erick Thohir Prioritaskan Peningkatan Kualitas Bandara Soekarno-Hatta untuk Bersaing dengan Malaysia dan Singapura

BITVonline.com - Rabu, 01 Januari 2025 13:49 WIB

Tangerang – Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa peningkatan kualitas fasilitas dan layanan di Bandara Soekarno-Hatta menjadi salah satu prioritas yang harus segera dilakukan. Menurutnya, Indonesia harus memiliki bandara yang tidak hanya mampu bersaing dengan negara-negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura, tetapi juga harus bisa lebih unggul. “Kita tidak boleh kalah dengan Malaysia atau Singapura. Kita harus bisa setara bahkan lebih. Itu yang kita dorong agar bandara Indonesia bisa menjadi yang terbaik, terutama dalam hal kenyamanan dan kualitas pelayanan,” ujar Erick Thohir saat meninjau Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Rabu (1/1/2025).

Erick menjelaskan bahwa peningkatan kualitas Bandara Soekarno-Hatta sangat penting mengingat peran vitalnya sebagai pintu gerbang utama kedatangan wisatawan. Fasilitas yang baik dan pelayanan yang memadai akan memberikan kesan positif bagi pengunjung yang datang ke Indonesia. “Memang, airport ini jendelanya Indonesia. Orang datang dari luar negeri ke sini, ya pertama yang pasti dilihat adalah bagaimana fasilitas airport, kenyamanan, layanan, dan lain-lainnya,” tambahnya.

Erick juga menekankan bahwa upaya meningkatkan kualitas bandara tidak hanya berfokus pada fisik bangunan, tetapi juga mencakup sistem pelayanan yang transparan dan akuntabel. “Jadi, airport Indonesia kita akan terus bersaing dengan airport-airport yang ada di dunia,” tuturnya.Sebelumnya, Erick Thohir juga meninjau kesiapan Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta untuk melayani perjalanan rombongan besar, terutama jemaah umrah. Menurutnya, sistem pelayanan haji dan umrah di Indonesia perlu diperbaiki agar lebih transparan, akuntabel, dan nyaman. Erick juga menyoroti pentingnya penataan fasilitas di bandara, seperti masjid yang nyaman, lounge, dan tempat manasik, guna mendukung kelancaran keberangkatan dan kedatangan jemaah.

“Jumlah haji nanti bisa mencapai 241.000, yang sekarang kurang lebih 221.000, sementara lebih dari 10.000 jemaah melakukan ibadah umrah. Inilah kenapa kita tata ulang, bagaimana ada masjid yang baik, ada tempat manasik, lalu ada lounge yang baik. Nanti juga untuk yang reguler, saya tadi sudah minta, saya minta dirapihkan. Jangan hanya yang VIP, jangan hanya yang tentu kelas menengah, tetapi yang kelas-kelas lainnya harus sama prioritas pelayanannya,” tegas Erick.Erick menambahkan bahwa pembangunan dan peningkatan kualitas layanan di bandara harus selaras dengan upaya untuk meningkatkan sektor pariwisata dan umrah di Indonesia.(christe)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Agama

Terpukau Danau Toba, Pelari 34 Negara Bilang “Ini Surga” di Trail of The Kings UTMB 2026

Agama

Petani Tebu Usulkan Gula Masuk Bantuan Pangan, Ini Jawaban Pemerintah

Agama

KPK Tak Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Immanuel Ebenezer, Ini Alasannya

Agama

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Istana: MBG Tak Akan Dihentikan

Agama

Bukan Rupiah! Ini Deretan Mata Uang yang Pernah Beredar di Sumatera Utara

Agama

Bukan Karena Kelangkaan, Pemprov Sumut Sebut Antrean Panjang di SPBU Dipicu Panic Buying: Stok BBM Aman