Jakarta,-Berdasarkan penelusuran lokasi liputan media online didaerah rawasari Jakarta pusat serta ada beberapa titik galian pipa PLN tidak ada perizinan,tidaka ada papan proyek yang sah bahkan juga ngga ada pelaksana proyek di lokasi galian proyek tersebut hanya 2 buruh galian yang terpantau,terlihat penelusuran liputan media di lokasi galian pipa PLN tersebut yang dinilai warga setempat tersebut bahwa proyek galian pipa tersebut meresahkan dengan keluhan bahwa pelaksana/pengawas proyek.galian pipa PLN tersebut tidak sinergi yang baik.
Menurut informasi yang dihimpun dari keterangan buruh galian proyek pipa PLN tersebut kepada media online,”bahwa proyek galian pipa PLN ini sudah berjalan dua minggu dan media online menerima keterangan dari dua orang buruh yang nama diman dan apip asal pedatang Jakarta bahwa beberapa bersama supir buruh galian proyek pipa PLN trsebut Jam 4:30 sore balik kanan ke lokasi daerah jakarta utara untuk istirahat dan buat laporan dan total pekerja buruh galian tersebut ang bekerja diprediksi antara 9-12 orang buruh galian pipa PLN yang bekerja di lokasi titik gakuan pipa PLN untuk tiga titik galian yang berada di dpn seberang halte busway pramuka lia (titik pertama),titik galian pipa yang kedua berada di dekat portal dengan jarak 500 meter,dititik galian pipa PLN ketiga didepan sekolah SMPN 118 didaerah Jalan Rawa sari I dengan jarak.titik galian tersebut yaitu 2 km dan 500 meter.”ujar tegas keterangan ibformasi buruh galian proyek pipa PLN yaitu Bapak Hapip kepada Media online dalam perkenalan yang singkat bersilahturahmi”.ujar tegas pantauan investigasi media online dengan buruh galian pipa PLN”.
Menurut informasi keterangan buruh galian proyek pipa PLN Bapak Hapip seoramg buruh galian proyek pipa PLN bahwa pada pukul 9:00 malam hingga selesai pada tanggal 28/12/2022 bahwa pekerjaan galian ini hanya hasil finishing/perapian dalam pekerjaan galian pipa ini,”ujar ungkap keterangan seorang buruh galian pipa proyek PLN tersebut yaitu bapak Hapip”.
Ada nya galian pipa PLN tersebut dinilai dan dipantau oleh media ada nya oknum pelaksana/oknum pengawas proyek PLN tersebut menyelewengan anggaran dana operasional PLN dan perusahaan Listrik Negara mengalami kerugian besar anggaran dana oprasional yaitu antara 500.000.000 rupiah hingga mencapai 1.000.000.000 rupiah dari akibat ulah,gaduh oknum pelaksana proyek galian pipa PLN tersebut yang tidak ada laporan rincian pertanggungjawaban proyek galian pipa di lingkungan masyarakat ibukota jakarta dengan tidak ada papn proyek yang sah,tidak sinergi baik terhadap negara dan masyarakat.
Proyek galian pipa PLN tersebut diduga ilegal dengan melanggar aturan hukum diantaranya yaitutidak memiliki kelengkapan surat izin perintah pengadaan proyek galian tersebut.tidak Ada S.K proyek.KUHP,Pasal 55.KUHP,Pasal 310.PERPRES NO.3 tahun 2016.Pasal 29,38 (UU no.18 tahun 1999.Pasal 6 ayat 1 dan Pasal 7 ayat 1(UU NO.4 tahun 1992).minimum pengawasan dari instansi pemerintahan terhadap kegiatan proyek galian pipa tersebut.Mengganggu kenyamanan,ketertiban lingkungan warga setempat maupun warga berpengendara roda dua dan roda empat.”ujar tegas keterangan dua orang buruh galian pipa PLN kepada media online dengan akurat,lancar di lokasi titik proyek galian pipa”.
Lokasi Titik proyek galian pipa PLN tersebut terdapat beberapa fasilitas umum yaitu ;gedung Sekolah SMPN 118,perumahan warga,Kali,warubg mkn milik warga,jembatan,Portal,Puskesmas cempaka putih,kantor kelurahan Rawasari,rambu rambu lalu lintas,gedung perkantoran,showroom/bengkel mobil,JPU penghubung halte busway pramuka lia.
Lokasi penelusuran sorotan lokasi liputan media online yang beralamar Jalan Rawasari Selatan I dengan dua titik proyek galian pipa PLN dan Jalan Pramuka Raya depan seberang halte busway Pramuka Lia.(RANTO,SH.SE)