Batu Bara – Kekecewaan masayrakat Kabupaten Batu Bara khususnya kecamatan Talawi terhadap pelayanan PDAM Tirta Tanjung Tiram.minggu 21/5/2023.
Pasalnya masyarakat talawi tepatnya didesa indrayaman,sebagian masyarakat hampir seminggu tidak mendapatkan air bersih, Kekecewaan masyarakat terhadap pelayan pdam tirta Tanjung kembali dirasakan masyarakat.
Apabila dilihat dari anggaran yang tayang di LPSE kabupaten batu bara Tahun Anggaran 2020-2021 untuk pengembangan jaringan perpipaan di lima kecamatan sebesar Rp 13 miliar dengan rincian: Kecamatan Tanjung Tiram 3 miliar, Kecamatan Sei Suka 4,5 miliar, Kecamatan Lima Puluh Pesisir 2,6 miliyar, Kecamatan Lima Puluh 1,7 miliar dan Kecamatan Talawi 2 milyar.
Tentulah jumlah ini sangat fantastis dan sudah layak berbanding lurus dengan pelayanan, Sebab diketahui mulai dari penyertaan modal dari Dinas PPKAD dan BUMD Batu Bara hingga kini belum menunjukkan hasil yang signifikan terhadap pelayanan distribusi air bersih kepada warga di Lima Kecamatan Batu Bara tersebut.
Salah satu masyarakat desa indrayaman yang tidak mau disebut namanya mengatakan kepada awak media Bhayangkara.co, “ Kami kecewa dengan pelayanan pdam Tirta Tanjung, sudah lima hari ini air bersih tidak jalan ke rumah kami, padahal beberapa tahun yang lalu kami dengar anggaran pipanisasi untuk kecamatan Talawi 2 milyar, tapi apa?? Air pun masih susah”,ucap masyarakat.
“Jadi untuk apa dana sebesar itu kalau air tidak lancar juga, Ada apa??”. Tutup masyarakat.
(***)