Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah merespons pernyataan kontroversial dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang menyiratkan bahwa Proyek Strategis Nasional (PSN) mungkin terlibat dalam praktik titipan proyek oleh sejumlah pihak. Pernyataan ini memicu perdebatan publik yang signifikan.
Presiden Jokowi, seusai acara Istana Berbatik di Halaman Istana Merdeka, Jakarta pada Minggu malam, 1 Oktober 2023, menantang Anies Baswedan untuk memberikan klarifikasi dan rincian lebih lanjut mengenai proyek strategis nasional mana yang dimaksud dalam pernyataannya.
https://youtu.be/1Nolfn4Plfo?si=hfH-LAoEJFHUDptS
Jokowi menekankan pentingnya transparansi dalam proses pembuatan dan pelaksanaan proyek-proyek strategis nasional untuk menjaga integritasnya.
Sementara itu, Ganjar Pranowo, salah satu tokoh penting dalam politik nasional, juga memberikan tanggapan terhadap kritik yang dilontarkan oleh Anies.
Ganjar meminta Anies untuk membuktikan pernyataannya dengan data konkret dan terbuka. Langkah ini diambil untuk menghindari munculnya penafsiran yang beragam di tengah masyarakat.
Sebelumnya, Anies Baswedan menyampaikan pandangannya terkait PSN saat hadir dalam acara Rapat Kerja Nasional Partai Masyumi yang diselenggarakan pada Sabtu, 30 September 2023.
Ia menyatakan bahwa keberadaan PSN adalah hal yang positif, asalkan disusun dengan transparan dan melibatkan partisipasi publik. Namun, ia juga menyoroti potensi risiko jika PSN tidak dikelola dengan baik, yang dapat merugikan masyarakat.red