Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyentuh isu sensitif konflik antara Israel dan Palestina dalam pembukaan R20 International Summit of Religious Authorities (ISORA) Nahdlatul Ulama 2023 di Jakarta. Dalam pidatonya, Presiden Jokowi mengecam tragedi kemanusiaan yang tengah berlangsung di Palestina, menyebutnya sebagai sesuatu yang tidak bisa ditoleransi dan mendesak perdamaian segera. Pada Senin (27/11/2023),
Jokowi menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi di Palestina, menyoroti perang dan pembantaian yang terjadi secara terang-terangan, merenggut nyawa warga sipil, perempuan, dan anak-anak. Dalam konteks ini, ia menggambarkan ketidakmasukan kejadian tersebut di akal sehat dan nurani manusia, terutama dalam era modern saat ini. https://youtu.be/9y9MXxQjg88
Presiden Jokowi menyuarakan kebutuhan mendesak untuk mewujudkan perdamaian di Palestina dan mengakhiri setiap bentuk tindakan yang merenggut nyawa tak berdosa. Pidatonya menjadi panggilan moral untuk menghentikan konflik dan memberikan prioritas pada upaya perdamaian yang adil dan berkelanjutan.
(Ayu lestari)