YOGYAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, turut hadir dan memberikan pidato dalam perayaan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) yang ke-101, yang diselenggarakan pada Rabu, 31 Januari 2024. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengungkapkan percakapannya dengan Presiden Uni Emirat Arab, Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), terkait kolaborasi dalam bidang pendidikan dan teknologi.
Dalam pidatonya, Presiden Jokowi membagikan pengalamannya saat bertemu dengan Presiden MBZ, di mana beliau menyampaikan tentang keberadaan Universitas untuk Kecerdasan Buatan (AI) di Uni Emirat Arab. Jokowi pun berbicara secara informal dengan MBZ, menyampaikan keinginan Indonesia untuk memiliki kerjasama dengan universitas tersebut, sehingga bisa mengembangkan bidang kecerdasan buatan di Indonesia. Respons positif diterima dari MBZ, yang menyambut baik gagasan tersebut.
Selain itu, Presiden Jokowi juga menggunakan kesempatan tersebut untuk meresmikan Gedung Kampus Terpadu UNU Yogyakarta, sebuah langkah penting dalam pengembangan pendidikan di Indonesia. Selain itu, dalam acara tersebut juga dilakukan prosesi kick off pembangunan MBZ College for Future Studies, menandai dimulainya pembangunan institusi pendidikan baru yang akan fokus pada studi masa depan.
https://youtu.be/jNmPFqvvSuo
Kehadiran Presiden Jokowi dalam perayaan Harlah NU tidak hanya menjadi momen untuk memberikan pidato, tetapi juga untuk membangun kerjasama internasional dalam bidang pendidikan dan teknologi, serta untuk memberikan dukungan terhadap pengembangan infrastruktur pendidikan di dalam negeri. Dengan demikian, acara tersebut menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan inovasi di Indonesia.
(A/08)