BATU BARA -Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Labuhan Ruku di Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara, menjadi sorotan setelah seorang pasien merasa diabaikan. Raman (43), yang membawa anaknya yang berusia 4 tahun untuk berobat, mengungkapkan pengalamannya yang mengecewakan.
Raman mengunjungi puskesmas pada Senin, tanggal 18 Maret 2024, sekitar pukul 10:00 WIB. Namun, setelah mendaftarkan anaknya untuk berobat, mereka harus menunggu lama tanpa dipanggil. Meskipun melihat ada berkas pasien lain yang tersedia, anak Raman tidak kunjung dipanggil.
https://youtu.be/_-_pDpgryVY?si=l4vxfbEr0A0PqBA5
Kekecewaan Raman mencapai puncak saat seorang pasien baru datang dan langsung dipanggil, sementara anaknya masih belum mendapat perhatian. Bahkan, seorang petugas dengan lantang menyuruh Raman untuk mencari tempat berobat lain, yang disesalkan Raman sebagai tindakan mengusirnya dari puskesmas.
Raman meminta perhatian dari Bapak PJ Bupati Batu Bara untuk mengevaluasi kinerja petugas puskesmas Labuhan Ruku. Dalam harapannya, Raman ingin agar kejadian ini tidak berulang dan pelayanan kesehatan di puskesmas bisa lebih baik. Dia juga menyatakan bahwa memiliki bukti video terkait kejadian ini dan berharap agar tidak ada kejadian serupa seperti yang viral di Tanjung Balai.
Kami akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan memberikan informasi lebih lanjut kepada masyarakat seiring berjalannya waktu.
(K/09)