JAKARTA -Pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka telah resmi ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), memicu perhatian terhadap janji-janji dan program ekonomi yang mereka sampaikan selama kampanye Pilpres 2024. Berbagai visi dan misi yang mereka sampaikan memberikan gambaran tentang langkah-langkah yang akan diambil dalam menghadapi tantangan ekonomi yang kompleks di Indonesia.
Salah satu fokus utama dari pasangan ini adalah meningkatkan rasio pajak (tax ratio) hingga 23%. Ini bukanlah tugas yang mudah mengingat realisasi tax ratio saat ini masih jauh di bawah target tersebut. Strategi yang diusung termasuk melakukan ekstensifikasi dengan memperbanyak pembukaan usaha, sehingga jumlah wajib pajak ikut bertambah.
Selain itu, pembukaan lapangan pekerjaan menjadi prioritas lain. Gibran Rakabuming Raka menargetkan pembukaan 19 juta lapangan pekerjaan dengan mengembangkan sejumlah sektor ekonomi. Namun, capaian ini tentu bergantung pada keberhasilan dalam melaksanakan langkah-langkah ekonomi yang telah dirancang.
Tidak kalah pentingnya adalah target pertumbuhan ekonomi sebesar 6-7%, yang dianggap mutlak diperlukan untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maju. Namun, tantangan yang dihadapi seperti pertumbuhan ekonomi yang belum stabil dan angka kemiskinan yang masih tinggi menimbulkan pertanyaan seputar realisasi dari target-target ambisius ini.
Program-program kesejahteraan sosial juga menjadi sorotan, termasuk program makan siang gratis. Meskipun memiliki dampak positif terhadap kesejahteraan rakyat, anggaran yang dibutuhkan untuk program ini cukup fantastis. Hal ini menimbulkan pertanyaan seputar kesiapan anggaran dan dampaknya terhadap ekonomi secara keseluruhan.
Namun demikian, visi dan misi yang diusung Prabowo-Gibran menggambarkan komitmen mereka untuk membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek ekonomi dan sosial di Indonesia. Tantangan nyata menanti di masa depan, dan akan menjadi perhatian bersama untuk melihat sejauh mana program-program ini dapat terwujud dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
(N/014)