TAPUT -PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara berhasil melakukan pemulihan penuh terhadap gangguan kelistrikan yang terjadi akibat bencana alam di Desa Hutaraja, Kabupaten Tapanuli Utara. Kejadian ini terjadi pada Jumat (3/5/2024) pukul 13.34 WIB, saat cuaca ekstrem hujan deras dan petir mengguyur wilayah tersebut.
Berdasarkan laporan dari masyarakat, petugas PLN segera merespons dan menemukan bahwa pohon tumbang telah menimpa Jaringan Tegangan Menengah (JTM), menyebabkan tiga tiang listrik tumbang dan sekitar 200 pelanggan mengalami pemadaman.
Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sibolga, Gebyar Pandito, mengkoordinir upaya pemulihan dengan mengutamakan keselamatan kerja. Sebanyak 25 petugas teknik dan 4 pegawai teknik diturunkan untuk memperbaiki jaringan listrik yang terganggu.
“Kami menempuh upaya terbaik untuk memulihkan kelistrikan sesegera mungkin, mengutamakan keselamatan kerja petugas,” jelas Gebyar.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan efektif dari tim PLN dalam mengatasi gangguan akibat cuaca ekstrem. Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, kelistrikan di Kabupaten Tapanuli Utara berhasil dipulihkan, memberikan kenyamanan bagi sekitar 200 pelanggan yang terdampak.
“Tindakan cepat dan profesional dari tim PLN memungkinkan pemulihan kelistrikan di Kabupaten Tapanuli Utara kurang dari 24 jam. Ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi tim PLN,” ujar Saleh.
Namun, Saleh juga mengingatkan bahwa beberapa wilayah di Sumatera Utara masih berpotensi mengalami cuaca ekstrem, seperti hujan deras dan angin kencang. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan melaporkan gangguan kelistrikan melalui Aplikasi PLN Mobile, sehingga petugas PLN dapat segera merespons dan memberikan pelayanan terbaik 24 jam.
PLN Sumatera Utara terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang prima, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam, demi keamanan dan kenyamanan pelanggan.
(N/014)