Kelebihan Pasokan : Industri Semen RI Terombang-ambing Menuju Batu

BITVonline.com - Rabu, 15 Mei 2024 09:47 WIB

BITVONLINE.COM -Industri semen, salah satu sektor vital dalam pembangunan infrastruktur dan properti, menghadapi tantangan berat pada tahun ini. Dua aspek utama yang membebani industri ini adalah kelebihan pasokan dan melambatnya sektor konstruksi serta real estate.

Kelebihan pasokan semen terjadi ketika permintaan menurun, menjadi tantangan utama yang harus diatasi. Hal ini dipengaruhi oleh melambatnya sektor konstruksi dan real estate, yang menjadi tulang punggung industri semen. Dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan sektor konstruksi hanya mencapai 2,45%, sedangkan real estate hanya tumbuh sebesar 2,8%. Pertumbuhan yang melambat mengindikasikan adanya penurunan permintaan.

Meskipun demikian, kapasitas produksi semen terus meningkat. Kapasitas produksi semen mencapai 118,1 juta ton, sementara permintaan domestik hanya mencapai 64 juta ton, dengan utilisasi sebesar 54,2%. Meskipun pasar semen secara nasional masih tumbuh positif, namun pertumbuhannya melambat.

Pada tahun 2023, penjualan semen domestik meningkat 3,5% menjadi 65,6 juta ton. Pertumbuhan terbesar terjadi di Kalimantan (49,9% YoY) dan Sumatera (10% YoY). Namun, data Bank Mandiri menunjukkan bahwa penjualan semen curah tumbuh 13,6% (YoY), sementara penjualan semen kantong mengalami kontraksi 1,5% (YoY).

Selisih antara kapasitas produksi dan permintaan, atau overcapacity, terus melebar. Pada tahun 2023, selisihnya mencapai 54,5 juta ton. Rata-rata pertumbuhan kapasitas produksi semen mencapai 5,9% per tahun dalam sembilan tahun terakhir, sementara permintaan hanya tumbuh 0,75%.

Anggota DPR RI dari Komisi VI, Andre Rosiade, bahkan telah mengingatkan bahwa Indonesia tidak membutuhkan pabrik semen baru hingga 2030 karena kondisi pasar saat ini sudah over supply. Proyeksi konsumsi di Kalimantan mencapai 3,9 juta ton per tahun, sementara kapasitas produksi mencapai 10,3 juta ton, meninggalkan kelebihan pasokan sebesar 6,4 juta ton.

Tantangan dan proyeksi ini menandai kompleksitas industri semen di Indonesia, yang memerlukan strategi yang cermat untuk mengatasi kelebihan pasokan dan meningkatkan permintaan dalam rangka menjaga keseimbangan pasar dan pertumbuhan sektor konstruksi serta real estate.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Agama

Longsor 30 Meter Tutup Jalinsum Taput-Tapsel, Akses Kendaraan Lumpuh Total

Agama

BGN Buka Akses Validasi Data MBG, Publik Bisa Cek Penerima Makan Bergizi Gratis

Agama

Terbukti Bersalah, Ammar Zoni Divonis 7 Tahun dan Denda Rp1 Miliar

Agama

Indonesia–Filipina Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis, dari Ekonomi hingga Pertahanan

Agama

Target Ambisius 2027, Mualem Ingin Kemiskinan Turun dan Infrastruktur Diperkuat

Agama

Energi Hijau RI Jadi Magnet Investor Asing, BKPM Ungkap Minat Terus Meningkat