Ketua OJK: Meninggalnya Presiden Iran Belum Berdampak Pada Pasar Modal Indonesia

BITVonline.com - Rabu, 22 Mei 2024 09:56 WIB

JAKARTA -Ketua Umum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar memberikan tanggapannya terkait dampak meninggalnya Presiden Iran Ebrahim Raisi terhadap pasar ekonomi global, khususnya harga minyak. Meskipun isu ini memunculkan kekhawatiran akan gejolak ekonomi, namun menurut Mahendra, dampaknya belum terlihat pada pasar modal Tanah Air.

“Tidak terlihat (dampaknya ke Market),” kata Mahendra saat diwawancarai wartawan.

Meskipun begitu, Mahendra menyebut bahwa OJK telah melakukan asesmen mengenai risiko dari gejolak di Timur Tengah. Salah satu hasil dari asesmen tersebut adalah adanya potensi dampak pada harga minyak, meskipun belum dapat diprediksi seberapa besar dampaknya.

“Mulai dari Gaza, ketegangan di sana, itu kalau kami sudah lihat risikonya, transmisi, dan lain-lain, nampaknya bisa relatif bisa kita mitigasi dengan baik, yang menjadi persoalan utama seberapa besar kalau itu berdampak ke harga minyak,” papar Mahendra.

Meskipun Mahendra menegaskan bahwa asesmen yang dilakukan tidak terfokus pada meninggalnya Presiden Iran, melainkan pada gejolak yang terjadi di Timur Tengah secara menyeluruh.

“Iran masuk dalam jajaran produsen minyak terbesar di dunia. Negara tersebut berada di urutan ke-7 pada tahun 2023 dengan produksi minyak mentah sebesar 3,6 juta barel per harinya,” jelasnya.

Berita yang mengutip data Refinitiv juga menyebutkan bahwa harga minyak dunia tidak terpengaruh signifikan setelah meninggalnya Presiden Iran. Pasar nampaknya tidak terganggu, mengingat Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei memegang kekuasaan tertinggi dalam urusan negara.

Saat penutupan perdagangan kemarin, harga minyak dunia acuan Brent turun 1% ke US$82,88 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) anjlok 0,68% ke US$79,26 per barel. Hari ini, hingga pukul 09.30 WIB, harga minyak Brent terpantau melemah 0,63% ke US$82,36 per barel dan WTI anjlok 1,14% ke US$78,12 per barel.

Dengan demikian, hingga saat ini, pasar modal Indonesia belum mengalami dampak signifikan dari situasi geopolitik di Timur Tengah, termasuk meninggalnya Presiden Iran. Namun, tetap diperlukan pemantauan dan kesiapan menghadapi potensi perubahan pasar yang mungkin terjadi dalam waktu mendatang.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Agama

Piala AFF U-19: Thailand Kubur Mimpi Malaysia dengan Skor 3-2

Agama

Thailand U-19 Taklukkan Malaysia 3-2, Lolos ke Semifinal sebagai Juara Grup B Piala AFF U-19 2026!

Agama

Eks Komisioner Ombudsman Segera Diadili, Kejagung Limpahkan Berkas Korupsi Tata Kelola Nikel Sultra

Agama

Kantin Sekolah Bakal Jadi Penyedia MBG? Ini Kata Istana

Agama

Nama Raffi Ahmad Muncul di Kasus Dugaan Suap Bea Cukai, KPK Buka Suara

Agama

TP-PKK Asahan Monitoring Lomba HKG 2026 di Pulau Rakyat dan Rahuning, Dorong Pemanfaatan Pekarangan Lewat Program Hatinya PKK