BITVONLINE.COM -Langkah-langkah Indonesia dalam menurunkan tingkat deforestasi mendapat apresiasi yang tinggi dari Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia, Andreas Bjelland Eriksen. Pujian tersebut disampaikan dalam kunjungannya ke Jakarta pada Minggu (2/6/2024), di mana Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati turut memberikan keterangan pers mengenai hal tersebut.
Menurut Sri Mulyani, sejak tahun 2014, Indonesia telah berhasil menurunkan tingkat deforestasi dan mencegah berbagai kejadian yang dapat memperburuk kondisi lingkungan. Data menunjukkan bahwa penurunan emisi karbon di Indonesia telah mencapai 20 juta ton antara tahun 2014 hingga 2016. Kerjasama dengan Norwegia melalui Forestry and Other Land Use Net Sink 2030 juga telah memberikan kontribusi nyata dalam upaya penurunan emisi karbon.
“Dari perhitungan ini, ada penurunan CO2 sebanyak 20 juta ton yang kemudian dikompensasi dengan payment melalui REDD+ yang kemudian dikelola oleh BPDLH (Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup),” ungkap Sri Mulyani.
BPDLH, yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan, telah dipercaya oleh dunia internasional sebagai institusi yang mampu mengelola dana lingkungan hidup dari luar negeri secara efisien, akuntabel, dan transparan. Institusi ini tidak hanya menerima dana dari pemerintah Norwegia, tetapi juga dari Bank Dunia dan filantropis lainnya.
Pujian dari Menteri Eriksen juga disampaikan dalam kunjungannya ke Jakarta. Dia mengapresiasi pencapaian Indonesia dalam menurunkan deforestasi hingga 90% dan melakukan rehabilitasi lahan secara ambisius. Menurutnya, pencapaian ini adalah sesuatu yang perlu diakui oleh dunia internasional.
“Indonesia telah mencapai pencapaian yang signifikan dalam menurunkan tingkat deforestasi dan merehabilitasi lahan dengan ambisius. Upaya mengurangi deforestasi sebesar 90% dan menuju target FOLU Net Sink 2030 adalah sesuatu yang patut diacungi jempol,” kata Eriksen.
Apresiasi dari Norwegia ini menegaskan reputasi Indonesia dalam menjaga lingkungan hidup dan mengelola dana lingkungan dengan baik. Ini juga menunjukkan pentingnya peran Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim global dan mendukung keberlanjutan lingkungan.
(N/014)