JAKARTA -Kepala Otorita IKN Nusantara, Bambang Susantono, mengundurkan diri dari jabatannya setelah kurang dari dua tahun menjabat. Keputusan ini diumumkan oleh Mensesneg Pratikno di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (3/6/2024).
Susantono, yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Maret 2022, mengakhiri masa jabatannya setelah menyerahkan surat pengunduran diri kepada Presiden. Mensesneg Pratikno menyampaikan bahwa Presiden telah menerima surat pengunduran diri Susantono, dan Keppres mengenai pemberhentiannya telah dikeluarkan.
IKN Nusantara, proyek megainfrastruktur yang berlokasi di Kalimantan Timur, memiliki agenda penting mendekati peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-79, termasuk pelaksanaan upacara 17 Agustus 2024. Meski begitu, peristiwa pengunduran diri Susantono menarik perhatian karena dampaknya terhadap proyek tersebut.
Bambang Susantono, sebelum menjabat sebagai Kepala Otorita IKN Nusantara, memiliki latar belakang yang kaya dalam bidang transportasi. Ia pernah menjabat sebagai Deputi Menko Perekonomian, Wakil Menteri Perhubungan, dan bahkan meniti karier di Asian Development Bank (ADB) sebelum dipanggil kembali untuk memimpin IKN Nusantara.
Namun, apa yang mendorong Bambang Susantono untuk mundur dari jabatannya sebagai Kepala Otorita IKN Nusantara? Apakah ada faktor-faktor tertentu yang memengaruhi keputusannya?
Dengan pengunduran diri Susantono, proyek IKN Nusantara mungkin akan mengalami perubahan dalam dinamika kepemimpinan dan arah strategisnya. Semua mata tertuju pada langkah selanjutnya pemerintah dalam mengisi kekosongan posisi ini dan dampaknya terhadap kelangsungan proyek tersebut.
Dengan kepergian Bambang Susantono, tentunya banyak spekulasi dan pertanyaan yang muncul. Bagaimana nasib proyek IKN Nusantara ke depannya? Siapakah pengganti Bambang Susantono yang akan memimpin proyek tersebut ke arah yang lebih baik? Semua ini menjadi sorotan dalam perjalanan proyek mega infrastruktur ini yang telah menjadi sorotan publik dalam beberapa tahun terakhir.
(N/014)