Investor Lokal Dominasi Program Swasembada Gula dan Bioetanol di Merauke

Redaksi - Jumat, 07 Juni 2024 10:04 WIB

JAKARTA -Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa mayoritas investor yang terlibat dalam program swasembada gula dan bioetanol di Merauke, Papua Selatan, berasal dari dalam negeri. Meskipun demikian, beberapa di antaranya kemungkinan akan menjalin kerja sama dengan perusahaan asing.

Menurut Bahlil, sekitar 70% hingga 80% investor yang berpartisipasi dalam program tersebut merupakan investor domestik. Meskipun beberapa di antaranya mungkin akan bermitra dengan perusahaan asing, namun kehadiran investor lokal menjadi sorotan utama.

“Kita rata-rata yang masuk dalam negeri, tapi partnernya ada yang dari luar negeri, tapi 70%-80% dalam negeri,” ujar Bahlil di kantornya, Jakarta, Jumat (7/6/2024).

Meskipun demikian, Bahlil belum bersedia mengungkapkan secara detail deretan investor lokal yang terlibat dalam program tersebut. Namun, dia menekankan bahwa daftar investor tersebut terdiri dari perusahaan-perusahaan domestik.

“Untuk pertama itu bioetanol, perusahaan-perusahaannya dari dalam negeri, tapi nanti aku cek yah (daftarnya),” tegas Bahlil.

Keputusan Presiden Jokowi untuk menunjuk Bahlil Lahadalia sebagai ketua satuan tugas percepatan swasembada gula dan bioetanol di Merauke, Papua Selatan, menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengembangkan sektor tersebut. Hal ini diwujudkan dalam Keputusan Presiden Nomor 15 Tahun 2024 tentang Satuan Tugas Percepatan Swasembada Gula dan Bioetanol di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Satuan tugas tersebut memiliki sejumlah tugas, termasuk menginventarisasi dan mengidentifikasi permasalahan yang berkaitan dengan percepatan swasembada gula dan bioetanol, serta memfasilitasi ketersediaan lahan sesuai dengan komoditas tebu.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pelaksanaan investasi perkebunan tebu yang terintegrasi dengan industri gula dan bioetanol, sesuai dengan arahan Presiden dalam Rapat Internal pada Desember 2023. Dengan demikian, Satuan Tugas Percepatan Swasembada Gula dan Bioetanol diharapkan dapat memainkan peran penting dalam memajukan sektor pertanian dan industri di Papua Selatan.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Agama

Ferdinand Hutahaean Curiga Dakwaan Jaksa Direkayasa agar Jokowi Tak Hadir di Sidang

Agama

Satgas PRR Pacu Kebangkitan Ekonomi Aceh, Tambak dan Kopi Gayo Jadi Motor Pemulihan

Agama

Satgas PRR Kawal Dana Rp90,52 Miliar, Pemulihan Pascabencana Sibolga Dipercepat

Agama

Usai OTT, Istri Bupati Pemalang Tiba di KPK dan Langsung Jalani Pemeriksaan

Agama

Sudaryono Buka Suara soal Dugaan Pemborosan MBG Rp10,5 Triliun, Begini Responsnya

Agama

Menkop Ferry: Sejak Jalankan KDMP, Banyak yang Merasa Terganggu