Sungai di Indramayu Tercemar Minyak Mentah dari Pipa Bocor

BITVonline.com - Senin, 17 Juni 2024 04:43 WIB

INDRAMAYU -Senin pagi yang cerah di Kabupaten Indramayu terganggu oleh kebocoran pipa minyak milik Pertamina yang mengejutkan. Warga Desa Lombang, Kecamatan Juntinyuat, dikejutkan dengan pemandangan tidak lazim: sungai dan saluran irigasi yang biasanya bersih kini dipenuhi dengan ceceran minyak mentah. Dugaan sumber kebocoran dari pipa milik Pertamina segera tersebar luas, memicu kekhawatiran akan dampak lingkungan yang mungkin ditimbulkannya.

Menurut laporan warga setempat, Gendon (42), kebocoran ini pertama kali terlihat dua hari sebelumnya pada Jumat lalu. Namun, baru pada Sabtu, situasi semakin parah ketika minyak mulai mengalir lebih jauh, mencemari sungai yang mengalir ke muara Perairan Indramayu. “Saat pulang dari melaut, saya kaget melihat banyak minyak berceceran,” ujar Gendon, seorang nelayan yang aktif di daerah tersebut.

Perhatian publik semakin meningkat ketika sejumlah perahu nelayan dilaporkan terkena dampak langsung dari pencemaran ini. Dunia (55), seorang nelayan lainnya, mengungkapkan kekhawatirannya akan sulitnya mencari ikan akibat perairan yang tercemar. “Saya biasa mencari ikan di sekitar sini, khawatir lingkungan tercemar dan mencari ikan semakin sulit,” tambahnya dengan nada prihatin.

Bupati Indramayu, Nina Agustina, tidak tinggal diam menghadapi kejadian ini. Begitu menerima laporan dari warga, Nina segera menghubungi pihak Pertamina untuk menginstruksikan penanganan segera dan pembersihan area terdampak. Ia menegaskan pentingnya Pertamina untuk lebih memperhatikan keberlanjutan lingkungan, baik di darat maupun di laut Indramayu. “Pertamina harus lebih peduli terhadap lingkungan, ini tanggung jawab bersama untuk menjaga ekosistem yang sehat,” tegas Nina.

Pihak Pertamina sendiri telah memulai upaya pembersihan sejak laporan pertama kali diterima. Namun, sumber dari kebocoran dan faktor penyebabnya masih dalam penyelidikan mendalam. Nina juga menekankan pentingnya perawatan rutin dan pengawasan terhadap semua pipa milik Pertamina di wilayah Indramayu. “Semua pipa di Indramayu harus di-maintenance dan dicek secara berkala, untuk mencegah kejadian serupa di masa depan,” tambahnya.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu juga turut bergerak cepat dengan mengirimkan tim untuk mengevaluasi dampak lingkungan akibat kebocoran ini. Hingga saat ini, hasil awal menunjukkan bahwa pH air sungai masih dalam kategori aman untuk biota air. Meski demikian, pengawasan terus dilakukan untuk memantau perkembangan situasi.

Kendati pihak Pertamina belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian ini, publik tetap menantikan langkah konkret untuk memastikan tidak adanya dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar. Dalam konteks ini, transparansi dan responsifitas merupakan kunci dalam menangani krisis lingkungan seperti kebocoran pipa ini.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya menjaga infrastruktur energi dan lingkungan hidup secara berkelanjutan. Dari kasus ini, masyarakat dan pemerintah daerah berharap agar kebocoran ini dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan pengawasan, penegakan hukum, serta kesadaran akan pentingnya perlindungan lingkungan bagi generasi mendatang.

Dengan upaya bersama dan komitmen yang kuat, diharapkan kejadian serupa tidak akan terulang dan wilayah Indramayu tetap terjaga keindahannya sebagai bagian dari warisan alam yang harus dilestarikan.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Agama

Kesal Dituduh Ambil Kunci Motor, Seorang Pria Hajar Rekannya Hingga Tewas di Sumatera Utara

Agama

Tragedi Balita 4 Tahun di Surabaya: Paman dan Bibi Botaki dan Aniaya Keponakan Selama 2 Bulan, Polisi Masih Dalami Motif

Agama

Free Fire 15 Februari 2026: Kode Redeem Terbaru untuk Diamond, Senjata, dan Item Limited, Klaim Sekarang!

Agama

Ammar Zoni Merasa Dikriminalisasi, Kirim Surat ke Presiden Prabowo dan Minta Kasus Narkoba Ditinjau Ulang

Agama

Harga Emas Antam Hari Ini 15 Februari 2026 Stabil, Cek Rinciannya dari 0,5 Gram hingga 1 Kilogram Beserta Ketentuan Buyback

Agama

Pengukuhan Abpednas Sumut, Bobby Nasution Terus Mendorong Desa Berinovasi Lewat Skema Kompetisi