SOLO –Mobil dinas Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, dengan pelat nomor AD 1 A, ditinggalkan di depan lobi Solo Paragon Mall pada Sabtu (6/7/2024). Keputusan ini diambil Gibran setelah terjadi aksi protes terhadap acara Festival Kuliner Pecinan Nusantara Nonhalal yang diselenggarakan di mall tersebut oleh ormas Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS).
Tindakan meninggalkan mobil dinas di lokasi publik menjadi kebiasaan Gibran ketika terjadi permasalahan yang mencuat dalam sorotan publik. Sebelumnya, mobil dinasnya pernah ditinggalkan di kawasan Masjid Zayed Solo terkait isu juru parkir liar yang meresahkan pada April 2023.
Pantauan kumparan menunjukkan bahwa mobil dinas Gibran yang terparkir di lobi Solo Paragon Mall menjadi pusat perhatian pengunjung, dengan sebagian warga bahkan mengambil foto dan selfie bersama mobil tersebut. Mobil dinas ini sudah terparkir sejak pukul 10.00 WIB dan dijaga ketat oleh petugas keamanan mal.
Veronica Lahji, Chief Marketing Communication (Marcom) Solo Paragon Mall, mengonfirmasi keberadaan mobil dinas Gibran di lobi mall. Menurutnya, Gibran hanya meminta agar mobil dinasnya dititipkan di mall selama dua hari, dari Sabtu hingga Minggu.
Festival Kuliner Pecinan Nusantara Nonhalal akhirnya dibuka dengan pengamanan ketat setelah terjadi protes. Lokasi acara diselimuti kain berwarna hitam sebagai upaya penutupan dari pihak penyelenggara.
Endro Sudarsono, Humas DSKS, dalam pernyataannya mengimbau umat Islam di Solo untuk tidak menghadiri festival tersebut. Ia juga menyoroti pentingnya kewaspadaan dari Pemkot Solo dan Polresta Surakarta dalam mengeluarkan izin acara semacam ini, mengingat kontroversi dan potensi dampak sosial yang bisa ditimbulkan.
Peristiwa ini menunjukkan dinamika sosial dan kebijakan publik yang terus menjadi sorotan dalam tata kelola kota, terutama terkait dengan keberagaman budaya dan sensitivitas agama di tengah masyarakat yang heterogen seperti Solo.
(N/014)