Bobby Nasution Mengamuk Terkait Proyek Tugu, Kritis Terhadap Kualitas Pemko Medan

BITVonline.com - Selasa, 23 Juli 2024 09:34 WIB

MEDAN -Wali Kota Medan, Bobby Nasution, kembali memunculkan sorotan publik setelah mengamuk terkait proyek pembangunan tugu di Jalan Putri Hijau, Medan. Kejadian ini terekam dalam sebuah video yang tersebar luas di media sosial, menunjukkan ketidakpuasan Bobby terhadap pelaksanaan proyek yang dinilainya tidak sesuai dengan desain yang telah ditetapkan.

Dalam video tersebut, Bobby terlihat sedang berbicara dengan pihak terkait melalui telepon, dengan nada keras dan penuh kekesalan. Ia menegaskan bahwa pengerjaan proyek tersebut tidak mematuhi desain yang telah disepakati, termasuk masalah ketinggian dan pondasi yang tidak sesuai standar. Bobby bahkan mengancam akan mempertanyakan apakah keputusan tersebut akan membuat Kota Medan menjadi malu di mata publik.

“Gambarnya jauh kali bang tah apa-apa yang kelen buat jangan bikin malu lah. Mau jelek-jelekin kerja Kota Medan, apa gimana?” tegasy Bobby dalam video yang juga diunggah di akun Instagram pribadinya.

Bobby kemudian menasehati pihak terkait agar tidak mengulangi kesalahan tersebut, mengingat bahwa proyek tersebut sebelumnya telah diberi kesempatan untuk diperbaiki setelah teguran sebelumnya. Namun, pelaksanaan proyek masih belum memenuhi harapan dan standar yang ditetapkan.

“Dari bulan lalu saya sampaikan kalian perbaiki berapa lama lagi bang kalian minta 3,4 bulan. Jangan kayak gitu,” papar Bobby dengan nada prihatin.

Lebih lanjut, Bobby mengambil keputusan drastis dengan meminta pembatalan proyek tersebut jika tidak dapat diselesaikan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Ia juga menekankan pentingnya penggantian rugi dari pihak yang bertanggung jawab atas kesalahan yang terjadi.

“Ganti rugi dulu bilang, ini enggak sesuai gambar. Bukan salah kalian cuman jangan dilanjutin ya,” tambahnya.

Hingga saat ini,  masih melakukan upaya konfirmasi kepada pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggung jawab atas proyek tersebut untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.

Insiden ini kembali menggugah perhatian terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek-proyek pemerintah di Medan, serta menyoroti kinerja dan pengawasan terhadap kontraktor yang ditunjuk. Publik menantikan langkah lanjutan dari Pemko Medan dalam menangani kasus ini, sambil berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Agama

MTI Usul Transportasi Umum Gratis untuk Tekan Konsumsi BBM

Agama

Temui 18 Investor Dunia, Menkeu Purbaya Pastikan Fundamental Ekonomi RI Kuat

Agama

Kejati Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Kampus SMK Kehutanan Manokwari, Kerugian Negara Rp17 Miliar

Agama

Pemerintah Buka Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih 2026, Ini Syarat dan Dokumen yang Dibutuhkan

Agama

BTN Salurkan 6 Juta KPR, Laba Tumbuh 22,6 Persen di Kuartal I 2026

Agama

Kejati Sumsel Geledah Tiga Lokasi Kasus Sungai Lalan, Sita Dokumen dan Barang Elektronik