Polisi: Jangan Gampang Disuruh Bikin Rekening dengan Iming-iming Uang

BITVonline.com - Senin, 29 Juli 2024 10:03 WIB

JAKARTA  –Polda Metro Jaya mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat mengenai bahaya membuat rekening baru atas permintaan orang tak dikenal, meskipun dijanjikan imbalan uang besar. Peringatan ini terkait dengan maraknya kasus penyalahgunaan rekening untuk menampung hasil kejahatan, khususnya judi online.

“Kami berharap masyarakat berhati-hati dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming uang. Rekening yang Anda buat bisa disalahgunakan untuk tujuan kriminal seperti judi online,” ujar Kombes Ade Ary Syam Indradi, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, pada Senin (29/7).

Modus Operandi Sindikat Judi Online

Sindikat judi online yang terdeteksi oleh pihak kepolisian sering kali menggunakan rekening yang diperoleh dari individu yang tidak curiga. Biasanya, pelaku menawarkan imbalan uang untuk membuka rekening baru dan menyerahkan ATM serta data pribadi mereka. Rekening tersebut kemudian digunakan untuk menampung dan mengalirkan uang hasil perjudian ilegal.

“Sindikat judi online ini mencari masyarakat yang bersedia menggunakan identitasnya untuk membuka rekening. Rekening tersebut kemudian dijual kepada pelaku judi online untuk kepentingan operasional mereka,” jelas Kombes Ary.

Pengungkapan Kasus di Jakarta Barat

Kasus penipuan rekening ini terungkap melalui penyelidikan Satreskrim Polres Jakarta Barat. Pelaku bernama Jefri (43) ditangkap di rumahnya di Jalan H Jamhari Gang 6, Tambora, Jakarta Barat, pada Senin (15/7). Polisi menemukan 449 rekening yang diduga digunakan untuk menampung uang judi online.

Menurut polisi, Jefri membeli rekening-rekening ini dari warga di kawasan Tambora dengan harga sekitar Rp 1 juta per rekening. Banyak dari warga yang terlibat adalah dari kalangan ekonomi bawah, yang tergiur dengan tawaran uang dari pelaku.

“Penangkapan ini merupakan hasil dari laporan masyarakat mengenai praktik penjualan rekening untuk judi online. Kami menyita banyak rekening dari tersangka dan sedang mendalami keterkaitan sindikat ini,” tambah Kombes Ary.

Imbauan untuk Masyarakat

Polda Metro Jaya menekankan pentingnya kewaspadaan dalam menjaga data dan rekening pribadi. Membuka rekening atas permintaan orang lain dapat mengakibatkan dampak hukum serius, baik untuk individu yang membuka rekening maupun masyarakat luas.

“Untuk mempersempit pergerakan sindikat judi online, kami mengimbau masyarakat untuk tidak menjual identitas mereka untuk membuka rekening. Polda Metro Jaya juga akan terus meningkatkan patroli, penegakan hukum, dan imbauan kepada masyarakat,” tutup Kombes Ary.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Agama

Prabowo Kumpulkan 12 Ribu Penggerak MBG, Tegaskan Program Strategis untuk Generasi Emas 2045

Agama

Kejagung Bongkar Dugaan Markup Motor Listrik Rp1 Triliun hingga Sepatu di Program MBG

Agama

Purbaya: Salah Satu Laporan Kasus Korupsi MBG Dadan Cs Berasal dari Kemenkeu

Agama

Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi MBG, Kekayaannya Tembus Rp 9 Miliar

Agama

Penggeledahan BGN Berlanjut, Kejagung Kantongi Dokumen dan Barang Bukti Penting

Agama

Direktur RSUD H. OK Arya Zulkarnain Dicopot, Pemkab Batu Bara Tunjuk Plt Baru