Hashim: SDA Indonesia Kaya tapi Rakyatnya Kurang Pendidikan dan Gizi

BITVonline.com - Sabtu, 03 Agustus 2024 04:24 WIB

JAKARTA  -Adik dari Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan pandangannya mengenai ketidakseimbangan antara kekayaan sumber daya alam Indonesia dan kualitas hidup rakyatnya. Dalam sambutannya secara daring pada Dialog Nasional Program Makanan Bergizi, Sabtu (3/8), Hashim menilai bahwa meski Indonesia dikaruniai sumber daya alam yang melimpah, seperti air, tanah, dan cahaya matahari, masih banyak rakyat yang mengalami kemiskinan, keterbelakangan, serta kekurangan gizi.

Hashim menegaskan bahwa ketimpangan ini menciptakan paradoks yang mendalam. “Maksud saya, Indonesia punya semua yang dibutuhkan untuk kemakmuran—air, tanah, cahaya matahari. Namun, kenyataannya, banyak rakyat kita yang masih mengalami kekurangan dalam hal pendidikan, kesehatan, gizi, dan tempat tinggal,” ujar Hashim.

Masalah ketimpangan ini, menurut Hashim, telah menjadi perhatian sejak lama oleh kakaknya, Prabowo Subianto. Hal ini dijelaskan dalam buku berjudul Paradoks Indonesia yang ditulis oleh Prabowo pada tahun 2014 dan telah mengalami beberapa revisi sejak awal penulisannya pada 2006. Buku tersebut menggambarkan secara mendalam mengenai kesenjangan yang ada di Indonesia meskipun negara ini memiliki kekayaan sumber daya yang melimpah.

“Buku Paradoks Indonesia menggambarkan masalah ini secara mendetail. Meskipun buku ini telah melalui beberapa revisi, masalah yang dibahas masih relevan hingga kini. Paradoks yang disorot dalam buku tersebut masih ada dan perlu ditangani,” kata Hashim.

Dalam konteks ketimpangan ini, Hashim mengungkapkan bahwa keputusan mereka untuk terjun ke dunia politik adalah langkah strategis untuk mengatasi masalah tersebut. “Itulah sebabnya Prabowo dan saya memutuskan untuk terjun ke politik. Kami ingin memperbaiki keadaan bangsa dan memastikan bahwa kekayaan yang dimiliki negara ini benar-benar dapat dinikmati oleh seluruh rakyat,” jelasnya.

Hashim berharap bahwa melalui keterlibatan politik, mereka dapat membawa perubahan yang signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Dia menggarisbawahi pentingnya upaya kolektif untuk mengatasi masalah kekurangan pendidikan, kesehatan, dan gizi yang masih banyak dihadapi oleh masyarakat.

“Kami ingin berkontribusi untuk mengubah nasib bangsa ini menjadi lebih baik. Dengan melakukan reformasi dan kebijakan yang tepat, kami berharap dapat mengurangi kesenjangan yang ada dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia,” tutup Hashim.

Pernyataan ini menyoroti kebutuhan mendesak untuk menyelaraskan kekayaan alam Indonesia dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta menggambarkan tekad Hashim dan Prabowo untuk mewujudkan perubahan positif melalui jalur politik.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Agama

Prabowo Minta Kementerian Pinjamkan Aset Nganggur untuk Percepat Sekolah Rakyat

Agama

Gempa M4,2 Guncang Bener Meriah Aceh, BMKG: Berpusat di Darat

Agama

Jadwal Lengkap Kepulangan Jemaah Haji Aceh 2026, 14 Kloter Tiba Bertahap 15–30 Juni

Agama

Said Iqbal Dikabarkan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan Besok

Agama

Kapolri Respons Usulan Sipil Bisa Isi Jabatan Utama di Polri: Sudah Ada Mekanisme Resiprokal

Agama

Prabowo: Mewujudkan Hidup Layak untuk Rakyat Butuh Usaha Besar dan Kerja Keras