KALTENG -Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar demonstrasi di depan Kantor DPRD Kalteng pada Rabu (19/2/2025) siang. Aksi yang berlangsung damai ini mengusung tema "Indonesia Gelap" dan melibatkan konvoi di pusat Kota Palangka Raya sebelum akhirnya massa aksi berkumpul di depan gedung DPRD.
Fernando, mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) yang bertindak sebagai juru bicara, menyatakan bahwa aksi ini bertujuan untuk menyampaikan protes dan keprihatinan terkait kondisi politik dan ekonomi Indonesia selama beberapa waktu terakhir. Dalam orasinya, Fernando menegaskan, "Kami mau menyatakan sikap terhadap 100 hari kepemimpinan rezim omon-omon, Indonesia Gelap," serunya di hadapan massa aksi dan aparat yang berjaga di depan gedung wakil rakyat.
Para mahasiswa membentangkan spanduk-spanduk besar bertuliskan "Indonesia Gelap" dan turut menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap prioritas anggaran pemerintah. Salah satu spanduk menyoroti bahwa pemerintah lebih banyak mengalokasikan anggaran untuk TNI/Polri dibandingkan sektor pendidikan yang menjadi perhatian utama mereka.
David Benedictus Situmorang, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UPR, juga menyampaikan harapan agar wakil rakyat di DPRD Kalteng mau menemui massa aksi dan mendengarkan aspirasi mereka. "Pada wakil rakyat di gedung dewan harapan kami bisa menemui massa aksi, sehingga bisa mendengarkan apa yang menjadi keresahan kita," ujar David.